Skip to main content

Burake Hills: Sensasi Berenang di Kolam Gantung


Ketika mendengar kata Burake, yang terlintas dalam benak kebanyakan orang adalah Patung Tuhan Yesus Memberkati di atas gunung Burake. Berbicara tentang Burake Hills, belum banyak orang yang mengetahui tempat ini. "Pergi berenang ke Burake? hahaha adakah kolam renang di Gunung dan bisakah berenang di gunung?" Tanya seseorang ketika kami ingin berangkat bersama Sekolah Minggu ke Burake Hills untuk merayakan Puncak Pekan Anak dan Hari Doa Sedunia Jemaat Lampio. 

Para pengunjung di Burake Hills matanya akan dimanjakan dengan pemandangan Alam yang luar biasa indahnya. Bagaimana tidak, lokasinya berada diatas bukit. Jika anda ke tempat ini dijamin tidak akan bosan, malah akan sering ke tempat ini. Selain itu, suasananya sangat sejuk akan menghilangkan rasa capek dan stres soal pekerjaan akan berkurang.

Kolam renang di Burake Hills adalah kolam renang standar Internasional loh? Kok bisa? Ini ulasannya:
Ukuran kolam renang ini yaitu memiliki panjang 40 Meter yang terbagi dalam berbagai kedalaman (anak-dewasa). Terinspirasi dari Belgia dan Bali dengan kolaborasi dari konsultan bangunan dari Bandung dan Surabaya sehingga kolam ini dibentuk. Kolam ini adalah kolam renang gantung yang mungkin satu-satunya di Toraja. Kualitas kebersihan air adalah perhatian yang utama dari pemilik. Untuk menjernihkan dan membersihkan air memiliki ruangan mesin khusus yaing luasnya 5 x 7 meter dengan sumber air alam dari 4 sumur bor. Sirkulasi air dalam kolam akan selalu berganti ke dalam ruangan mesin air sehingga tidak diragukan lagi kebersihan airnya. Tidak perlu kuatir karena airnya aman untuk anak-anak. Penjaga kolam renang juga selalu mengawasi setiap orang yang berenang untuk mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
(Proses pembersihan air)

Pengunjung Burake Hills bukan hanya wisatawan lokal, namun wisatawan manca negara juga mengunjungi tempat ini.

Kolam ini terbuka untuk umum dan juga sangat cocok untuk latihan renang profesional karena sudah berstandar Internasional. "Selain untuk berenang, tujuan dari Burake Hills ini adalah sebagai tempat untuk mengadakan kegiatan party yaitu acara-acara misalnya untuk acara resepsi pernikahan, acara ulang tahun, acara kantor, meeting, dan sebagainya. Namun ini masih dalam tahap perampungan. Dalam bulan depan ini akan ada Acara resepsi Pernikahan di tempat ini." ungkap pemilik Burake Hills, Bpk. Luter Barung. Orangnya yang berpenampilan sederhana dan sangat ramah. Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas Home Stay. (Ayo siapa yang mau mendaftar untuk resepsi Pernikahan di tempat ini, harganya bersahabat kok...) 

Salama'...

Comments

Popular posts from this blog

Kombongan Kalua' Ada' Tana Toraja 2017

Karuaya, 30 Agustus 2017. Kombongan Kalua’ Ada’ Tana Toraja adalah sebuah pertemuan resmi antara Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Pemerintah. Kombongan ini dihadiri oleh 21 perwakilan Tokoh Adat masing-masing wilayah adat Tana Toraja, Tokoh Agama, dan Pemerintah ( tallu lalikan ) untuk membicarakan hal-hal mengenai adat dan kebudayaan Toraja. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Tongkonan Karuaya, Lembang Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja.  Para peserta sangat mengapresiasi Pemerintah dan Dinas Kebudayaan Tana Toraja yang menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan ini, karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat adat untuk mempertahankan nilai dalam Adat dan Kebudayaan Toraja. Adapun hal-hal penting yang mengemuka dibicarakan dari peserta kombongan adalah mengenai penggalian adat sampai pada akar untuk memaknai nilai yang terkandung dalam adat dan budaya Toraja, peran dari tallu lalikan dalam setiap wilayah adat harus selalu nyata, melakukan 4 (em...

Sangalla': Sukacita Memanen Padi meskipun Hampir Gagal Panen

Saat ini para petani sibuk turun sawah untuk memanen hasil sawah mereka. Meskipun sempat terancam gagal panen, namun ada sukacita memanen hasil sawahnya. Sebagian besar padi di Sangalla' sudah matang dan sudah saatnya dipanen. Padi yang ditanam di Sangalla' oleh petani adalah sebagian besar padi pulut ( pare kutu' ). Pemerintah setempat berupaya untuk menghimbau petani yang memiliki sawah yang terletak disekitar jalan poros agar ditanami padi tersebut. Hal itu dikarenakan Sangalla' adalah salah satu objek wisata di Toraja yang menjadi tujuan wisata yang dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.  Memanen padi pulut adalah salah satu hal yang unik dikalangan wisatawan mancanegara. Memanen padi ini menggunakan alat khusus yaitu rangkapan  dengan mengambil satu persatu bulir padi pada batangnya. Tekhnik yang digunakan pun harus hati-hati karena kalau sembarangan jari tangan akan terkena dampak dari tajamnya alat tersebut. Setelah dipetik satu persatu...