Skip to main content

Penjemput Jenazah Anarkis, Salah Satu Sorotan dalam Kombongan Ada' Basse Tangngana (Sangalla')

(Gambar Ilustrasi: Pengiring Jenazah yang tertib)

Dalam rangka menindak lanjuti Seminar Adat dan Budaya Toraja di Gedung Tammuan Mali' pada tanggal 19 Agustus yang lalu dengan rekomendasi Bupati Tana Toraja bahwa demi hasil kombongan yang maksimal maka perlu dibicarakan secara mendalam setiap wilayah adat masing-masing untuk selanjutnya menjadi acuan untuk Kombongan Ada' se-Kabupaten Tana Toraja yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2017, maka diadakan Kombongan Ada'. Kombongan Ada' Basse Tangngana (Se-Sangalla') ini dilaksanakan di Tongkonan Se'pon, Kampung Balik, Lembang Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla' Utara pada pukul 09.00 wita sampai selesai.

Salah satu hal yang menjadi keprihatinan terhadap generasi muda di Toraja adalah budaya baru ketika penjemputan jenazah. Mereka melakukan "konvoi" yang mengundang kebisingan dengan menggunakan knalpot yang besar. "Hal ini sudah tidak sesuai dengan budaya Toraja" ungkap salah satu peserta dalam Kombongan Ada' Basse Tangngana. 

Selain itu, adanya tindak anarki dari pengendara pengiring pembawa jenazah kepada pengguna jalan lain yang berpapasan. Mereka tidak segan-segan untuk memukul pengendara jika tidak langsung menepi dan berhenti. Hal ini menjadi keluhan pengguna jalan yang lain. Jangan sampai kesalahan pengendara pengiring membuat orang lain mengumpat (unggatai) keluarga.

Jadi teringat saat upacara pemakaman salah seorang anggota Kodim 1414 Rantepao. Setelah upacara selesai, salah satu anggota TNI menghimbau untuk tertib dan tidak mengambil jalur orang lain saat mengantar jenazah ke tempat pemakaman. Saya sempat ikut iring-iringan kendaraan saat pemakaman dari rumah duka sampai ke Salu (tempat pemakaman), kendaraan sangat tertib dan tidak mengambil jalur milik orang lain.

Semoga kedepannya generasi muda lebih memaknai nilai dari Budaya Toraja, sebagai Orang Toraja. Semoga alasan budaya tidak menjadi pembenaran terhadap hal yang keliru. Semoga Toraya Ma'kombongan mendapatkan hasil yang maksimal untuk Toraja kini dan Selanjutnya.
Salama' Sang Torayan...

Comments

Popular posts from this blog

Kombongan Kalua' Ada' Tana Toraja 2017

Karuaya, 30 Agustus 2017. Kombongan Kalua’ Ada’ Tana Toraja adalah sebuah pertemuan resmi antara Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Pemerintah. Kombongan ini dihadiri oleh 21 perwakilan Tokoh Adat masing-masing wilayah adat Tana Toraja, Tokoh Agama, dan Pemerintah ( tallu lalikan ) untuk membicarakan hal-hal mengenai adat dan kebudayaan Toraja. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Tongkonan Karuaya, Lembang Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja.  Para peserta sangat mengapresiasi Pemerintah dan Dinas Kebudayaan Tana Toraja yang menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan ini, karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat adat untuk mempertahankan nilai dalam Adat dan Kebudayaan Toraja. Adapun hal-hal penting yang mengemuka dibicarakan dari peserta kombongan adalah mengenai penggalian adat sampai pada akar untuk memaknai nilai yang terkandung dalam adat dan budaya Toraja, peran dari tallu lalikan dalam setiap wilayah adat harus selalu nyata, melakukan 4 (em...

Burake Hills: Sensasi Berenang di Kolam Gantung

Ketika mendengar kata Burake, yang terlintas dalam benak kebanyakan orang adalah Patung Tuhan Yesus Memberkati di atas gunung Burake. Berbicara tentang Burake Hills, belum banyak orang yang mengetahui tempat ini. " Pergi berenang ke Burake? hahaha adakah kolam renang di Gunung dan bisakah berenang di gunung? " Tanya seseorang ketika kami ingin berangkat bersama Sekolah Minggu ke Burake Hills untuk merayakan Puncak Pekan Anak dan Hari Doa Sedunia Jemaat Lampio.  Para pengunjung di Burake Hills matanya akan dimanjakan dengan pemandangan Alam yang luar biasa indahnya. Bagaimana tidak, lokasinya berada diatas bukit. Jika anda ke tempat ini dijamin tidak akan bosan, malah akan sering ke tempat ini. Selain itu, suasananya sangat sejuk akan menghilangkan rasa capek dan stres soal pekerjaan akan berkurang. Kolam renang di Burake Hills adalah kolam renang standar Internasional loh ? Kok bisa? Ini ulasannya: Ukuran kolam renang ini yaitu memiliki panjang 40 Meter yang terb...

Toraja: Keunikan Patane Sura', Buntao'

(Jangan lupa Tonton, Subscribe & Like Videonya) Berbicara tentang Patane Sura' tentu memiliki keunikan yang lain selain passura'nya (ukirannya). Seperti pada tulisan saya sebelumnya tentang patane ini ( klik di sini ).  Patane ini juga memiliki keunikan yang lain.  Antara lain yaitu ukiran Toraja yang sudah berusia ratusan tahun dengan menggunakan media kayu pada dinding patane dan pada batu yang menjadi landasan patane ini. meskipun sudah berusia ratusan tahun, ukirannya masih tetap ada sampai pada saat ini. Ukirannya sangat jelas kelihatan akan tetapi pada media batu sudah kurang jelas, namun dengan tehnik tertentu kita bisa memperhatikan ukiran tersebut. Keunikan lain dari patane ini adalah ketika kita memperhatikan dari luar, kita akan membayangkan bahwa ini adalah patane secara utuh yang berdiri diatas bongkahan batu. Tetapi menurut salah seorang keluarga, masih ada ruangan di bawah patane tersebut. Ternyata ada galian ke bawah dasar batu sedalam k...