Skip to main content

"Lulus dengan IPK 4,00: Satu Lagi Anak Toraja Berprestasi"

Makassar, 18/09/2017. Hari ini dilaksanakan Wisuda Sarjana Teologi, Sarjana Pendidikan Agama Kristen, dan Magister Teologia Sekolah Tinggi Teologia Indonesia bagian Timur Makassar (STT INTIM Makassar). Oktavian Rande Bua', S. Th adalah satu-satunya wisudawan berdarah kelahiran Toraja yang lulus di STT INTIM Makassar dengan IPK 4 di tahun 2017 ini. Dia adalah Anak ke-6 dari 7 bersaudara. Pasangan Petrus Amba Lola' (Alm.) - Asli Baruppu' dengan Yuliana - Asli Sangalla'.

Dalam ungkapan sukacitanya dia bersyukur kepada Tuhan Allah melalui kutipan ayat Alkitab: "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku" (Flpi. 4:13).

Oktavian mengungkapkan syukurnya bahwa: Tuhan berkenan memperhadapkan dengan berbagai perkara kehidupan, namun Dia menganugerahkan hikmat, kebijksanaan dan kekuatan untuk menghadapinya.  DIA pun menghadirkan begitu banyak orang untuk menopang, mendukung dan membantu dalam menghadapi semua perkara itu. Khususnya dalam perjuangan pendidikan theologia, dalam mendedikasikan diri dalam komitmen menjadi seorang "hamba TUHAN (Pendeta)", untuk DIA pakai dalam "Ladang Pelayanan" secara umum dan Gereja Toraja secara khusus. Harus menempuh jalan yang berliku, untuk DIA membawa pada sebuah "KANAAAN".

Harapan kedepannya bahwa hal ini akan memotivasi setiap pemuda Toraja untuk terus mengembangkan talenta yang Tuhan berikan agar terus bersaing dengan dunia Global dan terus berprestasi. Tidak ada hasil tanpa usaha, usaha yang bagaimana? Tentunya usaha yang keras dengan kemauan yang tinggi dengan mengandalkan Tuhan.

Salama', Tuhan memberkati.

Comments

Popular posts from this blog

Kombongan Kalua' Ada' Tana Toraja 2017

Karuaya, 30 Agustus 2017. Kombongan Kalua’ Ada’ Tana Toraja adalah sebuah pertemuan resmi antara Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Pemerintah. Kombongan ini dihadiri oleh 21 perwakilan Tokoh Adat masing-masing wilayah adat Tana Toraja, Tokoh Agama, dan Pemerintah ( tallu lalikan ) untuk membicarakan hal-hal mengenai adat dan kebudayaan Toraja. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Tongkonan Karuaya, Lembang Tumbang Datu, Kecamatan Sangalla' Utara, Kabupaten Tana Toraja.  Para peserta sangat mengapresiasi Pemerintah dan Dinas Kebudayaan Tana Toraja yang menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan ini, karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat adat untuk mempertahankan nilai dalam Adat dan Kebudayaan Toraja. Adapun hal-hal penting yang mengemuka dibicarakan dari peserta kombongan adalah mengenai penggalian adat sampai pada akar untuk memaknai nilai yang terkandung dalam adat dan budaya Toraja, peran dari tallu lalikan dalam setiap wilayah adat harus selalu nyata, melakukan 4 (em...

Burake Hills: Sensasi Berenang di Kolam Gantung

Ketika mendengar kata Burake, yang terlintas dalam benak kebanyakan orang adalah Patung Tuhan Yesus Memberkati di atas gunung Burake. Berbicara tentang Burake Hills, belum banyak orang yang mengetahui tempat ini. " Pergi berenang ke Burake? hahaha adakah kolam renang di Gunung dan bisakah berenang di gunung? " Tanya seseorang ketika kami ingin berangkat bersama Sekolah Minggu ke Burake Hills untuk merayakan Puncak Pekan Anak dan Hari Doa Sedunia Jemaat Lampio.  Para pengunjung di Burake Hills matanya akan dimanjakan dengan pemandangan Alam yang luar biasa indahnya. Bagaimana tidak, lokasinya berada diatas bukit. Jika anda ke tempat ini dijamin tidak akan bosan, malah akan sering ke tempat ini. Selain itu, suasananya sangat sejuk akan menghilangkan rasa capek dan stres soal pekerjaan akan berkurang. Kolam renang di Burake Hills adalah kolam renang standar Internasional loh ? Kok bisa? Ini ulasannya: Ukuran kolam renang ini yaitu memiliki panjang 40 Meter yang terb...

Toraja: Keunikan Patane Sura', Buntao'

(Jangan lupa Tonton, Subscribe & Like Videonya) Berbicara tentang Patane Sura' tentu memiliki keunikan yang lain selain passura'nya (ukirannya). Seperti pada tulisan saya sebelumnya tentang patane ini ( klik di sini ).  Patane ini juga memiliki keunikan yang lain.  Antara lain yaitu ukiran Toraja yang sudah berusia ratusan tahun dengan menggunakan media kayu pada dinding patane dan pada batu yang menjadi landasan patane ini. meskipun sudah berusia ratusan tahun, ukirannya masih tetap ada sampai pada saat ini. Ukirannya sangat jelas kelihatan akan tetapi pada media batu sudah kurang jelas, namun dengan tehnik tertentu kita bisa memperhatikan ukiran tersebut. Keunikan lain dari patane ini adalah ketika kita memperhatikan dari luar, kita akan membayangkan bahwa ini adalah patane secara utuh yang berdiri diatas bongkahan batu. Tetapi menurut salah seorang keluarga, masih ada ruangan di bawah patane tersebut. Ternyata ada galian ke bawah dasar batu sedalam k...